Sabtu, 24 Desember 2016

Pembalap muda Indonesia, Ali Adrian, selangkah lagi menuju MotoGP. Dia menargetkan lima tahun lagi berada di kompetisi tertinggi balap dunia tersebut. Adrian memang jadi salah satu talenta yang patut dipandang oleh Indonesia. Apalagi, pada CEV International Championship kelas Moto2 European Championship di Circuito de Albacete, Spanyol dia cukup apik. Dalam debutnya, Ali selesai di posisi ke-22 dari start di posisi ke-29 dengan menggunakan motor Kalex 600cc. Kini, dia siap menatap ajang FIM Supersport 300. "Target kami lima tahun mendatang bisa tampil di MotoGP. Kuncinya, saya harus stabil. Apalagi, saya seenggaknya punya catatan bagus di sebelumnya," kata Ali kepada wartawan. Apalagi, kini Ali bekerja sama dengan Pertamina. Dengan oli Pertamina, kata dia, bisa sangat berpengaruh ke aksinya di sirkuit. "Setiap balapan, kami diuji ketahanan oli. Gak bisa oli panas atau dingin terus. Makanya saya percaya Enduro Sport milik Pertamina," tandas dia. (ies/JPG

   



 

 Pembalap muda Indonesia, Ali Adrian, selangkah lagi menuju MotoGP. Dia menargetkan lima tahun lagi berada di kompetisi tertinggi balap dunia tersebut.
Adrian memang jadi salah satu talenta yang patut dipandang oleh Indonesia. Apalagi, pada CEV International Championship kelas Moto2 European Championship di Circuito de Albacete, Spanyol dia cukup apik.
Dalam debutnya, Ali selesai di posisi ke-22 dari start di posisi ke-29 dengan menggunakan motor Kalex 600cc. Kini, dia siap menatap ajang FIM Supersport 300.
"Target kami lima tahun mendatang bisa tampil di MotoGP. Kuncinya, saya harus stabil. Apalagi, saya seenggaknya punya catatan bagus di sebelumnya," kata Ali kepada wartawan.
Apalagi, kini Ali bekerja sama dengan Pertamina. Dengan oli Pertamina, kata dia, bisa sangat berpengaruh ke aksinya di sirkuit.
"Setiap balapan, kami diuji ketahanan oli. Gak bisa oli panas atau dingin terus. Makanya saya percaya Enduro Sport milik Pertamina," tandas dia. (ies/JPG

Tidak ada komentar:

Posting Komentar